Bab 69

1629 Kata

Suara air kolam yang berkecepak itu kembali terdengar. Pelan namun ritmis. Membuat Giana yang semula terlelap akhirnya terbangun sepenuhnya. Giana mengusap wajahnya, matanya masih sedikit buram karena sisa kantuk. Ia bangkit perlahan dari atas ranjang, berjalan menuju balkon kamar dengan langkah pelan. Tirai digeser sedikit saja. Dan di sanalah pandangannya tertangkap. Mark. Tubuh pria itu terlihat jelas di bawah cahaya lampu kolam. Air berkilau mengikuti setiap gerakan lengannya. d**a bidangnya tampak basah, rambutnya sedikit tergerai ke belakang, napasnya teratur saat berenang bolak-balik. Giana tanpa sadar menelan ludah. Ia menggigit bibir bawahnya pelan, dadanya berdebar aneh. Ada perasaan asing yang membuatnya berdiri terpaku. Bukan karena terkejut, melainkan karena… tergoda. M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN