Sabotase Masa Depan.

1386 Kata

​Pagi yang seharusnya membawa kesegaran dan harapan baru bagi setiap insan yang bernapas, justru terasa seperti kabut beracun yang menyesakkan paru-paru Seraphina. Di dalam kamar mandi utama apartemen rahasia yang luasnya hampir menyamai sebuah rumah itu, uap panas dari bathtub pualam membubung tinggi ke langit-langit, menciptakan fatamorgana di udara yang lembap. Aroma minyak esensial cendana dan lavender yang mahal menguar, mencoba menenangkan saraf-saraf yang tegang, namun bagi Sera, aroma itu justru terasa mencekik, seolah-olah bau itu adalah wangi pemakaman bagi kebebasannya sendiri. ​Sera berdiri mematung di depan cermin besar yang kini mulai berembun. Ia menatap pantulan dirinya dengan tatapan nanar, nyaris tidak mengenali sosok wanita yang ada di sana. Di balik balutan gaun turtle

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN