Jejak yang Diikuti.

1303 Kata

​Raungan mesin Ducati hitam milik Kaivan Mahendra membelah kemacetan Jakarta yang mulai merambat padat, namun bagi Alaric Valerius, suara itu terdengar seperti nyanyian kematian bagi kewarasannya. Di dalam kabin Mercedes-Benz S-Class yang senyap, Alaric memutar kemudi dengan gerakan yang kaku, menjaga jarak sekitar tiga mobil di belakang motor tersebut. Ia tidak menyalakan musik, tidak juga menyalakan pendingin ruangan hingga ke suhu terendah; ia membiarkan dirinya tenggelam dalam keheningan yang menyesakkan, hanya ditemani oleh detak jantungnya sendiri yang terasa seperti dentuman palu godam di rongga dadanya. Matanya yang merah dan tajam tidak sedetik pun beralih dari dua sosok yang kini menjadi pusat semestanya yang hancur. ​Lampu rem merah dari motor di depannya menyala saat mereka te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN