Munculnya Sang Pengacau.

989 Kata

​Suara Seraphina yang jernih namun sarat akan racun itu seolah membekukan aliran udara di sekitar meja nomor dua belas. Kalimat "Malam yang indah untuk makan malam, bukan, Om?" masih menggantung di udara, bergetar di antara denting gelas kristal dan aroma lili putih yang tadi terasa menenangkan, namun kini berubah mencekam. Alaric Valerius merasa seolah-olah jantungnya baru saja dicabut paksa dari dadanya. Ia tidak perlu lagi menebak frekuensi bahaya; bahaya itu kini berdiri tegak hanya beberapa jengkal di hadapannya, menjelma dalam sosok bidadari penghancur yang mengenakan gaun mini hitam berbahan sutra tipis yang nyaris melanggar batas kesopanan. Lampu kristal yang menjuntai di langit-langit The Obsidian Altitude memantulkan cahaya yang tajam dan dingin pada manik mata Sera yang gelap, s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN