Lampu-lampu jalanan yang berkelebat di luar jendela Rolls-Royce Phantom itu kini mulai melambat, ritmenya berubah dari garis-garis cahaya yang panjang menjadi pendaran jingga yang statis, menandakan bahwa kendaraan mewah tersebut telah memasuki kawasan residensial eksklusif di Jakarta Selatan. Namun, di dalam kabin belakang yang terisolasi secara absolut, waktu seolah-olah telah berhenti dalam pusaran gairah yang mencapai titik nadirnya. Alaric Valerius tidak menunjukkan tanda-tanda ingin menyudahi penyatuan mereka, meski ia sadar sepenuhnya bahwa hanya tersisa beberapa ratus meter sebelum Mulyono menghentikan mobil di depan lobi gedung apartemen. Justru, kedekatan dengan garis finis itu memicu lonjakan adrenalin yang lebih liar dalam urat nadi Alaric. Ia memacu ritmenya dengan kekuatan ya

