Bab 31: Sangkar di Dalam Ruangan

1319 Kata

Pagi itu, atmosfer di kantor terasa mencekam bagi Amelia. Sejak ia melangkah melewati pintu kaca lobi, ia merasa seolah-olah ribuan anak panah berupa tatapan tajam dari rekan kerjanya menghujam punggungnya. Bisik-bisik tertahan berhenti seketika saat ia lewat, menyisakan kesunyian yang tidak wajar. Apakah mereka tahu sesuatu? Ataukah rasa bersalah dan ketakutannya yang kini mulai memanifestasikan diri menjadi paranoia yang menggerogoti kewarasannya? Langkahnya terhenti kaku saat ia sampai di depan meja kerjanya yang lama. Meja itu kini bersih, mengkilap, dan asing. Tidak ada lagi tumpukan berkas atau cangkir kopi kesayangannya. Meja itu benar-benar kosong, seolah eksistensinya di divisi itu telah dihapus dalam semalam. "Barang-barangmu sudah dipindahkan, Amel," sebuah suara datar d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN