Bab 48: Puncak Gairah yang Terbelenggu

1104 Kata

Jam dinding digital di atas nakas menunjukkan pukul 21:00. Di dalam kamar yang didominasi aroma antiseptik yang mulai memudar itu, cahaya lampu tidur yang berpendar kekuningan menciptakan bayangan-bayangan panjang di dinding. Bayangan itu tampak mengerikan bagi Amelia, seperti jemari hitam yang menari-nari mengikuti irama napas dua manusia yang berbaring di atas ranjang. Suasana yang biasanya tenang dan hanya diisi oleh suara napas berat Bima yang menahan sakit, mendadak berubah secara drastis. Udara di dalam kamar itu terasa lebih tebal, lebih hangat, dan dipenuhi oleh desiran aneh yang merayap di kulit. Ada tegangan listrik yang tidak kasat mata, sebuah gravitasi yang tiba-tiba menarik dua tubuh yang selama ini dipisahkan oleh sekat penyakit. Bima berbaring menyamping, menatap leka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN