Bab 121 Elina Berkemas

788 Kata

Radit akhirnya keluar dari kamar hotel miliknya. Setelah seharian menyusun rencana dan mencari tahu siapa dalang di balik teror terhadap Elina, kini dia siap mengambil langkah berikutnya. Malam mulai turun, cahaya lampu kota menyinari lorong hotel yang terasa sedikit lengang. "Di mana Rian?" tanya Radit dalam hati ketika dia mencari keberadaan Rian sekarang. Ia melangkah menuju lobi belakang tempat yang sudah mereka sepakati untuk bertemu. Di sana, Rian sudah berdiri, mengenakan jaket hitam dan topi untuk menghindari perhatian. Begitu melihat Radit datang, Rian mengangkat tangan, menyapanya. "Radit," ucap Rian singkat sambil menyerahkan sebuah flashdisk kecil berwarna biru tua. "Akhirnya kamu datang juga," ujar Radit merasa lega. Radit menerimanya tanpa berkata-kata, langsung memasu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN