"Tidak mungkin, bagaimana perusahaan tersebut bisa bangkrut?" tanya Bela sambil menggelengkan kepalanya. Elina tersenyum puas ketika mendengar hal tersebut. Dia tahu kalau pada akhirnya akan jadi seperti ini. "Oh iya, aku juga tidak jadi melakukan kerjasama dengan PT Makmur Jaya kemarin, karena perusahaan itu tidak akan menguntungkan perusahaan," jawab Elina dengan santai. "Jadi bekas kiss mark itu bagaimana?" tanya yang lainnya. Elina langsung merebut kembali syal yang ada di tangan Bela sekarang. Wanita itu terlihat shock sekali karena mengetahui kalau PT Makmur Jaya mengalami kebangkrutan. "Kiss mark itu saya yang buat, apa ada yang keberatan!" Elina menoleh ke arah belakang di mana Radit datang menghampiri dirinya sekarang. Semua karyawan yang ada di sini langsung menundukkan ke

