Bab 52 Sialan Wanita Licik

1068 Kata

Elina pulang dengan Radit setelah makan malam yang cukup menyenangkan, meski ada ketegangan yang tak terucapkan di antara mereka. Mereka duduk dalam mobil, udara malam terasa sejuk, dan Radit terus memandang ke arah Elina dengan tatapan yang sulit dibaca. "Elina." Suara Radit memecah keheningan, dan Elina menoleh cepat, tampaknya terkejut karena dipanggil, meskipun mereka baru saja berbicara. "Eh, iya?" jawab Elina, mencoba terdengar santai meskipun sedikit tergesa-gesa. Radit menatap Elina lebih lama dari biasanya, tampaknya ada sesuatu yang ingin dia tanyakan. "Kamu memikirkan apa?" tanyanya, nada suaranya ringan, namun ada keseriusan yang menyelinap di dalamnya. Elina tersenyum tipis, meski sedikit terpaksa. "Tidak, aku hanya ingin cepat-cepat bertemu dengan Jio saja," jawabnya den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN