“Gus … Ini sudah tiga tahun. Kapan kamu akan memberikan Um cucu? Umi dan Abi sudah semakin tua, kami ingin memiliki cucu yang menenangkan hati kami dan menjadi penerus keluarga Haseeb.” Itu keluhan Uminya yang Fayez dengar di ruang tamu Ndalem. Tadi dirinya ke Ndalem karena Abinya memintanya datang untuk mendiskusikan sesuatu. “Umi … Umi ini menanyakan sesuatu padahal Umi tau hanya Allah lah yang mampu menjawabnya.” Abi Zubair menatapnya tegas, namun Umi Ainun seolah tidak gentar. “Umi hanya bertanya Abi … Sudah sejauh mana kalian berikhtiar? Hasna juga semakin berumur, tahun ini sudah tiga puluh tahun kan? Kesuburan seorang wanita itu semakin menurun seiring bertambahnya usia.” Ucap Umi Ainun lagi. Helaan nafas Fayez terdengar, sungguh ini adalah permintaan tentang cucu dari Uminy

