"Muka lo suntuk banget, Na? Ada masalah?" Ayna masih terdiam, sama sekali tidak menanggapi pertanyaan Allysa. Dia hanya mengambil botol air mineral yang Kakaknya berikan. Karena tidak mendapat jawaban Allysa pun duduk tepat di samping Ayna. Tangan wanita itu terulur, menoel lengan Ayna. "Kalau mukanya asem sama diam begini tandanya ada masalah sih. Kenapa deh? Mumpung belum pulang, sini cerita sama gue," ujar Allysa lagi. Saat ini keduanya memang masih berada di rumah sakit sambil menunggu Gina datang. Lagi-lagi Ayna terdiam. Haruskah dia menceritakan soal Acha ke Allysa? Sejujurnya dia ingin berbagi cerita agar tidak memendamnya sendiri, tetapi mengingat ini bukan masalah besar, rasanya belum layak dibagikan sekalipun kepada Kakak sendiri. "Ayna!" tegur Allysa memukul lengan Ayna. "Lo

