"Kamu sebenarnya ngga ikhlas ya buat temuin aku sama Acha?" "Kenapa kamu bisa mikir kayak begitu?" "Wajah kamu kelihatan gugup. Kalau kalian ngga ada apa-apa seharusnya biasa aja sih." "Kamu nuduh aku, Ay? Lagipula apa yang baru aja kamu bilang cuma asumsi, aslinya aku ngga mikir apa-apa. Aku juga ngga masalah temuin kamu sama Acha. Toh kita berdua emang ngga ada hubungan apapun selain teman. Kamu keseringan overthinking jadinya negatif thinking terus otaknya." Ayna cemberut mendengar jawaban Varrel. Kata demi kata yang pria itu lontarkan sangat kena di hatinya. Bagi Ayna overthinking itu sesuatu yang tidak bisa dihilangkan. Apalagi situasinya sudah seperti ini. Lagipula tadi Ayna tidak asal tebak, dia memang memperhatikan wajah suaminya yang gelisah. Saat ini keduanya memang sudah sam

