Bab 36. Punya Harapan Lebih

1245 Kata

Ayna menopang dagu menggunakan kedua tangannya. Tatapan wanita itu masih tertuju sepenuhnya pada Acha. Seriusnya, Ayna sampai lupa kalau di sini ada Varrel. Tapi untuk saat ini Ayna mengesampingkan pria itu. "Tentu. Ngga ada salahnya kok berteman sama mantan. Eh, benarkan kalian mantan? Aku itu orangnya welcome sama siapa aja asal orang itu ngga punya maksud buruk." Kening Acha mengerut mendengar perkataan Ayna. "Maksud buruk gimana? Apa maksud kamu?" Senyum Ayna berubah menjadi kekehan. Walaupun begitu dia masih setia menatap wajah Acha. "Emangnya kamu keberatan, Ayna? Atau ngga suka kalau aku dekat sama Varrel sekalipun hanya teman? Padahal Varrel sendiri ngebolehin, bahkan dia juga nyaranin aku buat berteman sama kamu." Pandangan Ayna beralih ke Varrel. "Benar begitu?" "Iya benar,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN