Bab 81. (++) Panas Dingin

1684 Kata

"Ah, melihat mereka aku jadi mengingat pernikahan kita dulu," kata Serena dengan senyum nostalgia. Di antara gemerlap kebahagiaan pernikahan Enzo dan Zoya, Serena terlihat sesekali mengusap air mata keharuan, ditemani oleh Xander yang mendekap tubuhnya mesra. "Dulu kau juga sangat terburu-buru meresmikan hubungan kita, padahal kita belum pacaran," ucap Serena merajuk, menatap suaminya dengan tatapan menuntut. Xander menarik sudut bibirnya, melirik sang istri yang merajuk itu dengan mata yang penuh kasih. "Sekarang mau?" tanya Xander dengan nada yang rendah dan sensual. Serena menjawab dengan wajah dikesal-kesalkan, "Mau apa? Kau sudah menghamili aku dan punya anak, masa iya mau pacaran." Serena suka sekali menggoda suaminya yang sangat datar ini. Xander tergelak penuh tawa, merengkuh ke

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN