Tatapan matanya tak berkedip, terus tertuju pada bibir Zoya yang tipis dan menggoda. "Cassandra..." Suara Enzo benar-benar seperti desahan hewan buas yang lapar, membuat Zoya gemetar dalam pelukannya. "Tolong habisi aku..." bisik Enzo dengan nada yang seperti doa sekaligus kutukan, sambil menggigit jari-jemari Zoya dengan hasrat yang nyaris tak terkendali. Zoya merasakan napasnya tercekat, tubuhnya seperti terbakar oleh sentuhan Enzo yang liar tapi penuh cinta. Dia mencoba menolak pelan, tapi Enzo sudah seperti ombak ganas yang tak bisa dibendung – mabuk alkohol membuatnya tak lagi bisa mengendalikan diri. "Enzo...tunggu," Zoya mencoba meronta lembut, tapi kata-katanya seperti larut dalam kehangatan napas Enzo. Enzo tak mendengar – dia terus memburu bibir Zoya dengan ciuman yang mendal

