Hari ini aku di sibukkan dengan mengemas keperluanku dan Hani selama di pulau derawan. Dibantu dengan anak cantikku, yang sangat mendukung agar aku mengajak Ibunya pergi berlibur. Aku sempat takut jika Embun akan rewel, ketika mengetahui kedua orang tuanya akan melakukan babymoon. Aku meminta Mama untuk memberikan penjelasan pada anakku itu, entah apa yang di katakan oleh Mama. Embun justru menyuruhku secepatnya berangkat berlibur bersama Ibunya. Dia berkata jika sekolahnya libur, akan pergi jalan-jalan bersama Mama dan Kakek. “Sayang kenapa Ayah harus membawa mainanmu?” “Uat dik Ayi, Yah.” “Adik bayinya Kakak Embun ‘kan masih di perut Ibuk, jadi belum bisa main kayak Kakak Embun.” Embun terkikik geli dengan kelakuannya sendiri, dia itu sering lupa kalau adiknya belum lahir. Kadang

