Bukannya pergi dari sana, Devan tiba-tiba saja melakukan sesuatu hal yang membuat Lea merasa sangat terkejut. Sebagai seseorang yang sangat menyayangi Wilona, tentu dia tak mau jika sahabatnya terus tersakiti. Namun, Lea tak menyangka jika Devan akan merendahkan diri dengan cara yang tak pernah ia duga sebelumnya. Devan, yang selama ini ia anggap tegar, kini tampak bersimpuh, penuh penyesalan yang begitu dalam. "Pak Devan, apa yang kamu lakukan? Bangun! Jangan seperti ini!" pinta Lea, suaranya bergetar. Namun Devan menggeleng pelan, suara parau dan penuh harap terselip dalam kalimatnya, "Tidak! Aku akan tetap seperti ini sampai kamu memberitahuku di mana Wilona. Aku mohon, apa pun akan aku lakukan, asalkan bisa bertemu istriku. Aku sudah menghubungi Wilona beberapa kali, tapi dia sudah

