Bab 18. Rela Mengorbankan Nyawa

1121 Kata

"Devan ...!" Wilona berteriak histeris saat melihat cairan berwarna merah, segar, terus mengalir dari telapak tangan suaminya karena menggenggam benda tajam itu. Sementara itu, Dimas merasa terkejut karena Devan yang begitu nekat demi menyelamatkan Wilona, sampai rela mengorbankan nyawanya sendiri. Untungnya, Devan tak sendirian datang ke sana. Dua orang anak buah yang tadi diutusnya langsung meraih tubuh Dimas dan membawa pria tersebut keluar dari kamar hotel, tentunya tidak akan dibebaskan begitu saja. Tanpa memperdulikan rasa sakitnya, Devan bergegas menghampiri Wilona dan memeluk sang istri dengan erat. "Wilo, kamu baik-baik saja, 'kan? Maaf, aku datang terlambat," ucapnya, d**a berdebar penuh kekhawatiran. Wilona terpaku, hatinya bergolak dalam gelombang trauma yang belum juga me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN