Bab 17. Demi Wilona

1117 Kata

Devan menginjak gas dalam-dalam begitu kabar dari Lea, sahabat Wilona, sampai di telinganya. Jantungnya berdetak tak karuan, campuran antara amarah dan kecemasan yang mengoyak hatinya. Tanpa pikir panjang, dia meluncur menuju lokasi di mana Wilona dan Lea terakhir kali janji bertemu. Lea berdiri gelisah di depan kafe, matanya masih basah oleh kepedihan yang baru saja ia saksikan. "Apa sebenarnya yang terjadi? Kenapa kamu bisa terlambat sampai di sini?" Suara Devan bergetar, mencerminkan gelombang emosi yang membuncah di dadanya. Lea menatap tajam, napasnya tersengal. "Aku hanya terlambat dua menit dan aku melihat Wilona ditarik paksa oleh seseorang. Aku tidak tahu siapa, tapi aku yakin, dia seorang laki-laki." "b******k! Siapa yang berani melakukan ini?!" Mata Devan membara, amarahnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN