Kasus

1509 Kata

"Kamu mau ketemu perempuan?" tuding Lili yang mulai tidak bisa berpikir jernih. Juna membuang nafas kasar, pria terlihat seperti sedang mengontrol diri agar tidak terpancing emosi. Juna berjalan mendekat ke arah Lili, pria itu menatap intens wajah Lili yang malah menatap curiga ke arahnya. "Jangan berpikir macam-macam, saya tidak suburuk itu," ucap Juna dengan nada bicara yang terdengar lembut. "Terus kenapa gak jujur? Emang aku sebagai istri kamu gak berhak tahu apa yang ingin kamu lakukan. Aku tahu, aku ini cuma istri dadakan kamu dan mungkin kamu belum bisa menganggap aku sepenuhnya sebagai istrimu," tutur Lili dengan wajan yang berubah melas. "Bukan begitu, Li ... Baiklah saya ...." Juna menjeda ucapannya, pria itu terlihat seperti merasa keberatan untuk mengatakan hal ini.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN