Kehangatan Setelah Kekacauan

1225 Kata

Pintu kantor polisi tertutup di belakang Juna dengan bunyi yang berat. Udara di luar terasa lebih lega, tapi dadanya justru semakin sesak. Ia berdiri beberapa detik di pelataran, memijat tengkuknya sendiri. Ponselnya bergetar di saku, satu pesan masuk. Lili: Mas, kamu sudah di mana? Aku tungguin. Juna menatap layar itu lama. Sejak menikah, ini pertama kalinya ia membuat Lili menunggu selama ini. Ia tahu Lili pasti merasa takut sendirian di rumah. Padahal ia meminta Lili untuk tidur saja, akan tetapi sudah dapat Juna pastikan kalau Lili tidak akan bisa tidur sebelum ia datang. Juna segera mengetik balasan singkat yang akan ia kirim kepada Lili. Juna: OTW pulang. Setelah itu, lalu ia memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku. Langkahnya terasa berat menuju parkiran. Di kepalanya,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN