BAB 125 - Rumah Untuk Pulang-2

649 Kata

Dikara pun jadi bertanya-tanya apakah Juwita sudah naik ke lantai atas dan melihat-lihat? Dikara mengambil celana dan kemeja bersih, lalu mengenakan sendal slop. Untungnya, ketika ia sadar Juwita dan anak-anak ada di sini. Ia sudah menyimpan album foto dan ponsel. Ia meninggalkan itu di foyer sehingga tidak rusak karena ikut jatuh ke kolam. Ia mengeringkan rambutnya dengan kasar, menyisir ala kadarnya, lalu turun untuk mengambil ponsel sambil bertanya-tanya di mana Juwita memarkir mobilnya. Di koridor, ia melihat anak kembar itu mendorong handuk di lantai, berlarian sambil tertawa dan saling menantang. Mereka kompetitif, pikirnya sambil tersenyum. Ia menuju pintu internal ke garasi, menyalakan lampu, dan melihat mobil Juwita terparkir di sebelah mobil lama Jelita. Teriakan kecil terdeng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN