BAB 131 - Selamat Hari Natal-2

855 Kata

Saat masuk, ia melihat Juwita berpakaian dengan warna senada miliknya. Ia berdiri di depan mangkuk adonan, dimana wajan sudah dipanaskan. Juwita sedang membuat pancake. Berbagai jenis bery sudah tertata rapi di wadah-wadah di depannya. Dikara melihat Juwita menyenggol kedua anak laki-lakinya ketika mereka hendak mencuri buah tersebut. “Hei, itu untuk pancake. Kalian tahu aturannya, ‘kan?” Juwita tersenyum lagi ketika anak-anak mengambil satu wadah dan berlari. “Ini Natal. Ibu tidak bisa menghukum kami!” teriak si kembar sambil tertawa. Juwita hanya menggelengkan kepala dan berbalik ke kulkas untuk mengambil wadah lain. “Selamat pagi, Juwita,” sapa Dikara. “…” “Sepertinya kau sudah siap dengan bahan cadangan,” timpal Dikara. “Hmmmmm.” “Butuh bantuan?” Juwita menoleh dengan alis ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN