"Kenapa, Lo?" tanya Shaka yang melihat Demian sepertinya sedang grogi. "Nggak kenapa - kenapa," jawab Demian yang berusaha santai, tapi tetap saja tidak bisa menutupi kegugupannya, mata Shaka itu terlalu jeli untuk melihat perubahan Demian. "Nggak mungkin banget nggak ada apa - apa, muka lo pucat .. Gue lihat tangan lo tremor tuh." Shaka memang keterlaluan, walaupun Demian sedang tidak baik - baik saja sekarang, tapi tanda - tanda yang disebutnya tadi tidak terlihat sama sekali. Demian tidak pucat apalagi sampai Tremor, wajar saja kalau sekarang Demian melirik tajam ke arahnya. "Lo udah tahu gue lagi grogi, jangan lo tambah - tambahin lagi. Gue nggak pucat, tangan gue juga nggak gemeter, nih Lo lihat, bener nggak gemeter, kan?" "Ya kalau gitu gue salah lihat, maaf deh." "Bisa - bisan

