Ruangan kerja Shaka siang itu berubah fungsi jadi ruang makan darurat yang hangat dan santai. Aroma soto Betawi yang mengepul dari empat mangkuk di atas meja membuat siapa pun yang masuk pasti tergoda. Mereka duduk di sofa berjejer, masing - masing memegang piring dan menyendok soto perlahan. Asap panas naik dari kuah santan yang kekuningan, penuh dengan potongan daging empuk dan tomat segar. "Enak banget Sotonya," komentar Leah sambil menyendok potongan daging, lalu meniupnya pelan sebelum memasukkan ke mulut. Ini pertama kalinya ia makan soto Betawi di kantor ini, dan lidahnya langsung jatuh cinta. "Itu soto langganan Abang, Le," sahut Anya sambil tertawa kecil. " Dari banyak pilihan makanan di sekitar sini, Abang lebih suka makan ini kalau lagi di kantor, tapi kalau keluar makan siang

