Perdebatan Mesra

1502 Kata

Suasana pesta penyambutan itu kini mulai mereda. Tidak seramai dan sepanas tadi, ketika semua berebut menyapa Shaka dan Anya yang baru kembali dari perjalanan panjang mereka. Hiruk pikuk tawa kini berganti menjadi obrolan santai di sudut - sudut ruangan. Setiap orang telah menemukan teman bicaranya masing - masing. Anya, seperti bisa ditebak, tenggelam dalam obrolan seru bersama Dhevi dan Leah. Ketiganya duduk di bangku panjang dengan dessert di pangkuan, tertawa cekikikan membicarakan hal - hal remeh tapi seru, mulai dari oleh - oleh Eropa sampai drama di media sosial yang sempat mereka ikuti diam - diam. Sementara itu, Demian tampak larut dalam perbincangan dengan Paman Juna dan Om Owka. Suasana mereka lebih serius, tapi tetap santai. Sesekali tawa kecil pecah di antara mereka, entah k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN