Selesai makan malam, rupanya Jim tak membawa Lili pulang ke rumah Mama Niken, melainkan tetap menahan agar tinggal di rumah keluarga Abraham. Awalnya Lili ingin bertanya tetapi perintah Mama Feli tidak mungkin juga berani dibantah oleh Lili. "Jim ... bawa Lili ke kamar. Biar Lili bisa mandi dan istirahat. Melihat wajah sayu Lili, mama jadi merasa bersalah. Karena senangnya sampai mama lupa waktu terus mengajak Lili ngobrol dari tadi." "Tidak apa-apa, kok, Ma. Aku senang menjadi teman bicara mama." Tentu saja Lili harus mengatakan hal demikian selain untuk menghargai Felicia juga demi kesopanan pada mama mertuanya. "Dulunya Elfara yang selalu menjadi korban mama. Tiap mama bosan pasti El yang selalu menemani mama. Tapi setelah ada Alia, prioritas El tetap harus pada Alia. Beruntung sek

