Bara Api.

1163 Kata

Langit pagi menyambut dengan warna jingga lembut saat Hannan menggandeng tangan Andini, membawanya ke sebuah tempat yang dikelilingi pagar kayu putih dan tanaman rambat yang menjalar liar namun teratur. Bangunan yang dipilih Hannan tersebut bergaya kolonial, tidak mencolok—namun menyimpan pesona klasik yang tak lekang oleh waktu. Tempat itu telah direstorasi dengan penuh kehati-hatian. Dindingnya berbalut warna krem klasik, jendela-jendelanya tinggi dengan lengkungan kayu tua yang masih mempertahankan ukiran asli. Teras depannya luas dan bersih, dihiasi tanaman-tanaman gantung dan kursi rotan tua yang direnovasi. Bangunan itu lebih menyerupai rumah hangat yang dirindukan banyak orang, bukan tempat bisnis biasa. Namun bagi Hannan, itulah tujuannya: rumah, bukan sekadar tempat usaha. Andin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN