Pagi hari yang begitu menyilaukan mata, Madiya terbangun dari tidurnya dan dia sedikit terkejut ketika melihat seseorang yang ada disampingnya. Siapa lagi kalau bukan Richard. "Astaga, Richard." Madiya terkejut dan dia mencoba untuk membangunkan Richard yang kini masih saja tertidur lelap di atas kasur empuknya. Madiya bahkan sulit untuk bergerak karena Richard yang memeluk tubuhnya. Pria itu malah semakin mendekapnya seperti ini. Membuat dia yang kini malah sedikit agak gugup. Dia sendiri tidak mengerti kenapa semuanya malah jadi begini. "Hm..." Suara serak dan maskulin dari bibir manis milik Richard membuat Madiya malah berpikir aneh. "Richard, ayolah bangun. Apa kamu tidak akan pergi ke kantor?" "Hari ini weekend. Aku ingin bermalas-malasan seperti ini." Richard terus saj

