Bab 25 Richard Menyelidiki Penabrak

1221 Kata

Madiya merasa bersalah pada Richard karena sudah membuat keadaan pria itu terluka. Apalagi karena sudah membantu menolong dirinya tadi yang hampir saja tertabrak oleh sebuah mobil. "Semua ini gara-gara aku. Kamu tidak akan terluka kalau tidak menolongku," ujar Madiya. "Kamu tidak usah merasa bersalah begitu. Lebih baik ambilkan obat merah." Madiya tidak banyak membatah dan dia mengambilkan kotak P3K. Dia juga mengambil air dalam baskom kecil untuk membersihkan tangan Richard yang sudah jelas pasti terluka. "Biar aku bersihkan dulu lukanya." Madiya mengambil kain dan dia mengambil air yang sudah dia masukan anti septik. Dia mengusapkan pada luka darah Richard dengan telaten. "Aww..." Richard meringis ketika Madiya yang kini menyentuh area yang memang berdarah itu. "Tahan yah. Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN