Di sebuah kantor milik keluarga Richard, dia sedang memeriksa berkas yang hendak akan dia tandatangani. Sampai matanya malah melihat kearah Robi yang menghampiri dirinya dengan heboh. "Coba lihat ini bos." "Ada apa Robi?" tanya Richard heran ketika Robi menyodorkan ponsel kearah dirinya. Richard sedang berada di kantornya, dia tidak bisa melakukan pekerjaan yang berat karena tangannya masih sakit. Hanya Robi yang membantu pekerjaannya. "Ini Pak Irsyad, dia mengatakan hal ini pada media." Richard melihatnya dan dia mengepalkan tangannya. Pria itu sepertinya sudah mulai berulah. Kenapa juga malah menyebut Madiya sebagai perusak perjodohan dirinya dengan Nita. Dari awal Richard memang tidak suka dengan Nita. Apalagi dia tahu kalau wanita itu terus saja merayu dirinya dan hanya mengi

