Sepanjang perjalanan keduanya bungkam. Biru mati-matian menahan emosi, karena Jovan sudah keranjingan menarget Anna. Pengecut yang karena tidak mampu melampiaskan dendam dengan menyakitinya, jadi kini seperti banci beralih menyasar ke Anna untuk membalas kematian adiknya. Tidak mungkin pertemuan tadi hanya sebuah kebetulan. Dikira dia segoblok itu! Apalagi sampai ada drama tabrakan segala. Dari peristiwa dia sengaja mau diserempet di basement mall, hingga tawaran proyek Allura skin. Sudah sejelas itu semua adalah permainan Jovan dan keluarganya. Bangsatnya lagi, sialan satu itu sekarang berani terang-terangan mendekati Anna. Sudah bisa ditebak apa yang akan terjadi, kalau tadi Biru tidak menyusul ke sana. Jovan akan mendekati Anna. Meracuni otaknya dengan mengarang cerita ngawur, untuk m

