Bab 23. Bertemu Jovan, Kakak Naeva

1726 Kata

Satu hal yang membuat Anna bisa bernafas lega, karena sisa uang yang dimaling Arhan akhirnya dikembalikan. Seorang wanita paruh baya mengaku bibinya, sore itu datang ke studio. Tak cuma membayar sisa uang, dia juga minta maaf atas kelakuan keponakannya. Memohon supaya setelah ini, Anna tidak lagi menyuruh preman meneror Arhan. Tentu saja Anna melongo. Jangankan kesempatan menjelaskan, malah bibi Arhan yang tadi juga menolak diajak masuk, langsung pergi tergesa dengan muka ketakutan. Oyon tertawa ngakak saat mendengar cerita Anna. Pasti orang suruhan boss mereka sadis tidak karuan menagih hutang. Makanya Arhan dan keluarganya sampai ketakutan seperti itu. Masa bodoh! Bagi Anna yang penting uangnya sudah balik. Toh, semua juga gara-gara kelakuan bajiingan Arhan sendiri. Bayangkan jika wakt

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN