Egoisnya Diya

1031 Kata

Adnan membanting dirinya di sofa, penampilannya sudah berantakan, tanpa dasi, lengan kemeja di gulung sampai siku dan bawah kemejanya pun sudah keluar. Mengacak-acak rambutnya dan mengusap kasar wajahnya. "Mas, bagaimana? Kamu bisa bebaskan papa sama mama kan?" Diya baru keluar dari kamar dan langsung menodong suaminya dengan pertanyaan. "Aku baru sampai, kamu bukannya beri aku minum, tanya sudah makan atau belum kek! Ini malah ... ARGTH!" Kembali Adnan mengacak-acak rambutnya, kesal. Sedangkan Diya malah cemberut. Mira yang paham dengan kondisi putranya langsung meminta pelayan rumah membawakan Adnan minuman. "Dulu Qeela gak seperti ini!" gumamnya pelan tapi Diya masih bisa mendengarnya. Hal itu membuat darahnya mendidih. "Kenapa sih, Mas?! Kamu selalu membandingkan aku dengan Qeela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN