Di hotel prodeo. "Ada yang datang membesuk!" ucap seorang penjaga, kepada wanita yang berada di balik jeruji besi. Sunggingan bibir Celine lakukan. Ia bangkit dari posisi duduk sambil menekuk kakinya di lantai. Lalu keluar dari bui dan mengikuti petugas. Awalnya, Celine menampilkan raut wajah muram. Tapi, setelah melihat siapa yang datang untuk mengunjunginya. Senyuman tiba-tiba saja menyembul dari balik bibirnya yang tipis. "Robin? Apa kamu datang karena merindukanku??" ucap Celine saat dihadapannya kini, sudah ada Robin yang tengah duduk. "Sayangnya bukan!" tegas Robin yang mengubah senyuman manis Celine, menjadi senyuman masam. Robin menyodorkan kertas ke hadapan Celine. "Tanda tangani lah!" perintah Robin. "Apa ini?" tanya Celine. "Surat perceraian!" cetus Robin. "A-apa? Jadi

