S2. Pulang

1564 Kata

Pagi hari di kediaman Rainer. Rainer baru saja membuka kelopak matanya dan langsung disambut sinar mentari pagi, yang begitu menyilaukan. Apalagi, saat ini pintu balkon terbuka lebar. Ia pun bangkit, lalu mengusap wajahnya. Menyipitkan mata dan melihat tubuh mungil istri tercintanya, yang tengah berdiri di dekat balkon, sambil membelakangi dirinya dan menggendong putra mereka. Guratan senyuman tipis, nampak di bibir Rainer yang tebal. Ia turun dari atas tempat tidur dan berjalan mendekati wanita, yang tengah berdiri sambil mengayunkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri. Rainer sudah semakin dekat. Kedua tangannya sudah terulur ke depan dan tanpa adanya kata-kata, tubuh istrinya itu, ia dekap dari arah belakang. Sontak Lily menoleh dan saat itu juga, Rainer meletakkan dagunya pada bahu kana

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN