Russell tersenyum masam. Ia menatap nanar kepada sang ayah, yang memberikan kabar kurang mengenakkan. "Menikah kembali? Lalu bagaimana dengan Mama? Kenapa Papa setega ini terhadapnya?" pertanyaan yang Russell ajukan dan persis dengan apa yang Robin perkirakan. Robin mengembuskan napas panjang dari dalam mulutnya. "Kami sudah bercerai. Mama kamu pun sudah setuju dengan hal itu. Dan sekarang, Papa sudah tidak lagi terikat dengan wanita manapun. Jadi, Papa rasa, menikah dengan siapapun itu adalah hak Papa." "Tapi, apa hal ini tidak cukup keterlaluan?? Sudah dijebloskan ke dalam penjara. Masih harus menyaksikan mantan suaminya menikah lagi. Pa, kalaupun memang ingin kembali menikah. Setidaknya, keluarkan Mama dari penjara. Silahkan, kalau Papa ingin mencari kebahagiaan diri Papa sendiri. Ta

