Robin tengah mendekap tubuh Russell, seraya duduk pada kursi di depan ruangan. Sementara itu, Senna pun keluar dari dalam ruangan, saat tubuh Celine dibawa dan akan dipindahkan ke ruang khusus, bagi raga yang telah kehilangan nyawa. Russell tak melihat, saat tubuh ibunya itu dibawa. Ia terus-menerus memejamkan mata, dengan air bening yang lurus semakin deras dari kedua sudut matanya. "Mama, Pa...," ucap Russell sambil menangis tersedu-sedu, pada bahu sang ayah. Senna yang melihat pemandangan itu menjadi tidak tega dan mendekat. Ia berusaha untuk ikut menenangkan Russell, dengan mengusap lembut bahunya. Dekapan Russell semakin erat kepada Robin. Seperti enggan terlepas barang sebentar saja. Robin merogoh saku celananya dan mengambil ponsel dari dalam sana, lalu menyodorkannya kepada Sen

