Rainer memutar tubuhnya ke kanan dan juga ke kiri, sambil berdiri di balkon kamar dan menghirup udara segar pagi ini. Ia lalu meletakkan kedua tangannya di pagar pembatas dan tertegun beberapa saat, hingga tiba-tiba saja, ia memutar tubuhnya dan hendak berjalan keluar dari kamar tidurnya. Namun, sebelum itu, ia menyempatkan diri untuk berbelok, kearah wanita yang kelelahan dan masih terpejam di atas tempat tidur. Ingin membangunkan namun kasihan. Jadi, hanya membungkukkan tubuhnya yang tinggi dan mengecup pelipis sang istri, setelah itu, barulah ia kembali melangkah menuju pintu dan keluar dari dalam kamar, sambil menutup pintunya kembali. Rainer berjalan menuruni tangga dan berakhir diujung tangga. Namun, terlihat sambil mengendap-endap, saat melihat siluet tubuh wanita serta pria yang

