Russell duduk pada sofa sambil mengusap-usap wajahnya dengan kasar, untuk menyadarkan diri, atas dirinya yang sempat hilang kendali. "Maaf, maafkan aku." Sophia bangkit dari sofa dan menaikkan dua tali kecil pada kedua bahunya dan menggigit bibir bawahnya. Ia memalingkan wajah, tanpa membalas perkataan Russell. Keduanya tidak saling menatap dan hanya diam dalam waktu yang lama. "A-aku benar-benar tidak bermaksud untuk Melakukannya," ucap Russell lagi dengan penuh penyesalan . Sophia mengembuskan napas panjang, lalu bangkit dari atas sofa dan masuk ke dalam kamarnya. Sementara Russell masih berdiam diri di sofa, tanpa mengejar Sophia. Keesokan harinya. Motor sport warna biru berhenti di depan mansion keluarga Wilson. Russell turun dari atas motor dengan wajah yang kusut. Di bawah kedu

