Bab 38. Memperjuangkan Cinta

1214 Kata

Andra menunduk, dadanya sesak menahan beban yang semakin berat. Kini ia mengerti, mengapa Ziva tiba-tiba menjadi dingin dan menjauh darinya. Ternyata, semua bermuara pada kata-kata Karina yang menyayat hati. Luka lama yang selama ini tersembunyi, trauma masa lalu kelam gagal dalam berumah tangga yang dialami oleh Ziva dan penyebab terbesarnya adalah orang tua mantan suaminya, terngiang-ngiang di pikiran Andra. Pasti kata-kata ibunya sudah merobek kepercayaan sang kekasih yang sudah rapuh. Perasaan bersalah menghantuinya tanpa henti. Ia merasa terjebak dalam pusaran kesalahan yang tak berujung, hingga tak bisa lagi menemukan ketenangan. "Kamu mau ke mana, Andra?" Suara Karina memecah keheningan, penuh kecemasan ketika melihat putranya bangkit dari tempat tidur dengan langkah tergesa. And

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN