67. Perempuan yang Menghapus Masa Lalu

1094 Kata

Tidak lama kemudian, mobil Byantara memasuki area perusahaan. Gedung itu berdiri megah seperti biasa, namun pagi itu terasa berbeda, lebih hangat, lebih hidup. Begitu mereka turun dari mobil, beberapa karyawan yang kebetulan berpapasan tak bisa menyembunyikan rasa penasaran. Tatapan mereka tertuju pada Meylin yang berjalan di samping Byantara, membawa kotak-kotak roti dengan senyum sopan. “Wah, tumben Pak Byan mengajak istrinya ke perusahaan. Ada acara apa, ya?” bisik salah satu karyawan. “Tapi kelihatannya lebih… cocok,” sahut yang lain lirih. “Tenang, lembut dan anggun.” Tanpa disadari, ada yang membandingkan dengan Dewi, perempuan yang dulu sering datang dengan aura dominan, langkah cepat, dan nada perintah. Yang mereka kenal sebagai kekasih Byantara, dan mereka sama sekali tidak me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN