88. Ingatan yang Pergi, Penyesalan yang Tinggal

1183 Kata

Dokter datang tidak lama kemudian, membuat suasana di dalam ruangan itu sedikit lebih tenang. Meylin diperiksa dengan saksama, mulai dari refleks, respon cahaya di matanya, hingga beberapa pertanyaan sederhana. Sarah menggenggam tangan putrinya erat, sementara Byantara hanya bisa berdiri agak jauh, menahan diri agar tidak kembali membuat Meylin tertekan. Setelah pemeriksaan selesai, dokter menutup berkasnya dan menatap Sarah dengan wajah serius namun tenang. “Secara fisik, kondisi pasien sudah stabil. Namun dari respons dan ceritanya, Nona Meylin mengalami amnesia parsial,” jelas dokter itu. “Amnesia?” ulang Sarah lirih. “Ya. Nona Meylin tidak kehilangan seluruh ingatannya. Ia hanya melupakan satu periode tertentu dalam hidupnya,” lanjut sang dokter. “Biasanya ini terjadi akibat bentur

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN