Harus damai

1041 Kata

Sakuta merasa kepalanya pusing, apalagi sejak tadi Agisa menghubunginya terus menerus dan mengatakan jika Papinya saat ini, sedang tidak baik-baik saja. Bagaimana tidak baik-baik saja, selama ini semua kebutuhannya selalu dipenuhi oleh istrinya yang sangat cekatan dan perhatian padanya. Tapi setelah istrinya pergi tanpa pesan apapun padanya, Papinya merasa kesulitan karena sepertinya baru menyadari kehadiran Fenti istrinya itu teramat penting baginya. Gumelar Lesmana memang memiliki ego yang tinggi, itu terlihat beberapa hari ini ia bahkan tidak menanyakan di mana keberadaan istrinya itu, meskipun saat ini ia sangat penasaran dan khawatir. Agisa menghela napasnya dan sejak beberapa hari yang lalu, ia meminta Sakuta pulang namun Sakuta tidak juga pulang hingga akhirnya ia sangat kesal lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN