Final Ekstra Bab-2

707 Kata

“Benar kata Abang. Kita harus melupakan masa lalu, dan memaafkan siapapun orang yang sudah menyakiti kita. Bukan karena kita baik, tapi, karena dengan melakukannya–kita bisa hidup dengan tenang.” Sultan tersenyum. Pria itu menarik kepalanya ke depan agar bisa memberikan kecupan sayang di kening sang istri. “Aku benar-benar mencintaimu.” Sultan mengecup sekali lagi kening istrinya. Kansa menarik genggaman tangan mereka lalu mencium punggung tangan sang suami. “Abang membuatku jatuh cinta setiap hari. Semakin hari, aku semakin mencintaimu,” ujar Kansa membuat senyum di bibir Sultan semakin lebar. “Aku akan menemui mama kak Nabila dulu. Aku akan tanya kapan bisa menjenguk kak Nabila.” Kansa sudah kembali memanggil mantan kakak angkatnya tersebut seperti dulu. Sultan menggerakkan kepala tu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN