Final Ekstra Bab-3

1184 Kata

“Tante–” “Pergi.” Ranti berusaha mendorong lebih kuat. “Aku datang untuk bicara baik-baik.” Kansa menahan lebih kuat. Tidak menyangka dia akan mendapat penolakan sebesar ini. “Kamu sudah memasukkan Nabila ke penjara. Apa lagi sekarang? Kamu belum puas? Masih mau balas dendam?” “Tidak, Tante. Bukan. Aku ingin kita berbaikan. Aku tidak mau ada dendam lagi diantara kita.” Kansa merasakan dorongan dari dalam rumah mulai berkurang. Kansa menghembus pelan napasnya. Wanita itu kemudian mendorong lagi daun pintu tapi perlahan, sampai akhirnya pintu sekali lagi terbuka. “Tante, aku minta maaf sudah membuat Tante marah.” Ranti menatap Kansa. “Aku juga sudah memaafkan semua yang mungkin Tante sengaja atau tidak sengaja, membuatku sakit hati dan marah.” Kansa melangkah melewati ambang pintu. B

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN