Bab 142.-2

710 Kata

Kansa terkejut. Wanita itu menatap sang teman dengan kening berkerut dalam. “Aku khawatir terjadi sesuatu yang tidak kamu inginkan di sana. Kalau aku ikut, setidaknya aku bisa melindungi kalian.” “Ed.” “Hmmm ….” Ed melirik Kansa dari spion yang menggantung di depannya. Pria itu mendesah pelan. “Aku sudah bawa koper.” “Apa?” “Aku juga sudah mengambil cuti satu minggu.” “Apa?!” Suara Kansa meninggi hingga membuat Raja berhenti mengoceh. Anak itu menoleh ke belakang. Pun dengan Sumi yang sedari awal menutup rapat sepasang bibirnya itu tidak bisa tidak terkejut mendengar suara sang putri yang meninggi. Sementara orang yang membuat Kansa terkejut setengah mati itu hanya memperlihatkan cengiran. Kansa berdehem. “Raja mengantuk?” Kansa sudah mengalihkan perhatian dari Ed pada sang putra.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN