“Mana lagi yang mau dibawa?” “Sudah. Cuma dua koper itu saja. Kami tidak akan lama.” Kansa menjawab. Satu koper khusus perlengkapan punya raja, lalu satu koper pakaiannya dan ibunya. “Ya sudah, ayo.” Kansa mengangguk. Kansa kemudian menoleh ke arah ibunya. “Ayo, Bu. Kita berangkat sekarang.” Dari semalam ibunya tidak bisa tidur memikirkan kondisi kakak iparnya. Sumi mengunci pintu, lalu menghampiri sang putri. Sambil membopong Raja, Kansa mengayun kaki bersama sang ibu, meninggalkan beranda rumah. Sementara Ed membawa dua koper mereka menuju mobil. Pria itu berjalan ke bagian belakang mobil, sedangkan Sumi masuk ke dalam mobil dari pintu penumpang belakang. Kansa berjalan memutari kepala mobil. Masuk ke dalam mobil dari pintu penumpang depan. Raja paling suka duduk di depan. Anak itu

