Bab 144.-3

823 Kata

Ed buru-buru memutar sedikit langkah kakinya, kemudian mengayun lebar. “Uncle Ed, apa kita mau bertemu daddy sekarang?” tanya Raja. Anak yang masih berada dalam bopongan Ed itu tersenyum sambil melambaikan tangan, saat dua perempuan yang tadi menoleh ke arahnya. “Ma … Mama perhatikan tidak? Wajahnya beneran mirip bang Sultan waktu kecil. Kalau anak itu muncul bersama mbak Kansa, sudah pasti dia anak bang Sultan.” “Kamu bicara apa? Jangan sembarangan.” “Tapi beneran, Ma. Wajahnya itu wajah bang Sultan waktu kecil. Aku masih ingat fotonya. Kalau mama tidak percaya, coba nanti Mama lihat foto bang Sultan waktu kecil. Yakin, Ma. Beneran sama. Wah, kok bisa ya? Mana namanya Raja lagi. Sultan. Ah, bang Sultan cuma Sultan. Anak itu dong Rajanya.” Mariana terkekeh. “Sudah, ayo. Dokter Rita su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN